Pelangi

Written by Arif Bagus Yulianto 0 comments Posted in:


Pelangi adalah fenomena alam indah yang sering dilihat manusia. Pelangi merupakan suatu busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.

Biasanya fenomena ini terjadi ketika udara sangat panas tetapi hujan turun rintik-rintik. Kita dapat melihat jelas fenomena ini, jika kita berdiri membelakangi cahaya matahari. Pelangi dapat pula terbentuk karena udara berkabut atau berembun.

Dalam ilmu fisika, pelangi dapat dijelaskan sebagai sebuah peristiwa pembiasan alam. Pembiasan merupakan proses diuraikannya satu warna tertentu menjadi beberapa warna lainnya (disebut juga spektrum warna), melalui suatu media/ medium tertentu pula.

Pada pelangi, proses berurainya warna terjadi ketika cahaya matahari yang berwarna putih terurai menjadi spektrum warna melalui media air hujan. Adapun spektrum warna yang terjadi terdiri atas warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Fenomena pelangi yang paling menakjubkan akan terjadi apabila udara sedikit mendung dan terjadi hujan rintik-rintik. Saat berdiri membelakangi cahaya matahari, kita akan mengamati pelangi dengan latar belakang awan mendung, warna-warnanya akan tampak jelas dan tegas.

Fenomena pelangi dapat pula terjadi di sekitar air terjun. Percikan air di sekitar air terjun menjadi media untuk menguraikan warna dari cahaya matahari yang bersinar. Beberapa kebudayaan di dunia menyebutkan fenomena pelangi sebagai mitos-mitos tertentu. Di Yunani dikenal mitos bahwa pelangi merupakan jalan dari dunia menuju surga yang dilalui oleh Dewa Pembawa Pesan, Dewa Iris.

Mitologi Cina mengatakan bahwa pelangi merupakan torehan yang dibuat oleh Dewi Nuwa dengan menggunakan batu dalam lima warna. Sedangkan pada mitologi India dikenal bahwa pelangi merupakan busur panah Sang Rama sebagai reinkarnasi Wisnu.

Proses Terjadinya Pelangi


Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari, yang akan terlihat pada pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrum. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.

Pelangi tidak lain adalah busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air. Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Warna-warna pada pelangi ini tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.

Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari dibekalang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus

Jenis-jenis Pelangi
Pelangi mempunyai bermacam jenis. Tentunya setiap jenis menampakkan gejala alam yang berlainan. Berikut ini adalah jenis-jenis pelangi.
Pelangi berlipat ganda (Supernumerary rainbows). Fenomena pelangi berlipat ganda atau disebut juga dengan pelangi bertumpuk dapat dikatakan sebagai pelangi di dalam pelangi. Pada fenomena pelangi jenis ini, terdapat spektrum-spektrum lain di bagian terdalam, semakin dalam spektrum warnanya semakin pucat; atau dapat dikatakan spektrum dengan warna-warna pastel. Fenomena ini amat jarang terjadi di alam. Berdasarkan ilmu fisika, dijelaskan bahwa fenomena pelangi di dalam pelangi terjadi akibat adanya interferensi warna atau paduan warna. Interferensi ada yang bersifat konstruktif sehingga memberikan spektrum yang kuat. Ada pula yang bersifat destruktif sehingga mengakibatkan spektrum yang lemah (warna-warna pastel). Karena interferensi tersebut, akhirnya terjadilah pelangi di dalam pelangi, dengan warna-warna bagian dalamnya semakin pucat.

Reflected rainbow, reflection rainbow. Pelangi yang memantul dan dipantulkan (Reflected rainbow, reflection rainbow). Dari namanya kita dapat mengatakan bahwa pelangi yang memantul dan dipantulkan terdiri atas dua fenomena pelangi. Ada kalanya pelangi terjadi di atas permukaan air, seperti sungai atau danau. Ketika terjadi fenomena tersebut, permukaan air berfungsi sebagai cermin sehingga menimbulkan pelangi yang memantul dan dipantulkan. Fenomena tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Cahaya matahari dibelokkan oleh titik-titik air hujan, kemudian dipantulkan menjauhi permukaan air. Akibatnya akan timbul pelangi yang memantul di bawah ufuk. Meskipun sulit untuk diamati, setidaknya pelangi yang memantul ini akan tampak sebagian saja. Itu pun jika permukaan air cukup tenang tidak ada riak gelombang.

Sedangkan fenomena pelangi yang dipantulkan terjadi ketika cahaya matahari dipantulkan menjauhi permukaan air, sebelum mencapai titik-titik air hujan. Biasanya pelangi ini terjadi pada permukaan air yang cukup luas dan tenang, serta dekat dengan curahan titik-titik air hujan.

Circumhorizontal arc. Pelangi yang Membentuk Lengkungan melingkar horizontal (Circumhorizontal arc) Jenis pelangi yang membentuk lengkungan melingkar horizontal di awan sebetulnya merupakan gejala mengkristalnya butiran es. Jadi, jenis pelangi tersebut bahkan bukan merupakan fenomena pelangi. Fenomena alam yang menyerupai pelangi tersebut dinamakan dengan halo.

Pelangi di Titan (Rainbows on Titan) Planet Saturnus mempunyai satelit yang berukuran paling besar dinamakan dengan Titan. Karena Titan memiliki permukaan yang basah dan lembap, fenomena pelangi dapat terjadi di permukaan satelit Saturnus ini

Pelangi di Matahari Halo matahari adalah lingkaran pelangi yang mengelilingi Matahari. Halo juga bisa terjadi di sekitar Bulan pada malam hari (gerhana bulan parsial). Fenomena halo ini disebabkan pembiasan cahaya Matahari oleh uap air di atmosfer sehingga terlihat seperti pelangi. Lengkungan pelangi sering terlihat di bagian bawah cakrawala karena partikel uap air yang membelokkan cahaya Matahari berkumpul di bagian bawah atmosfer. Di sisi lain, pada pagi atau sore hari Matahari pun masih berada pada sudut yang rendah. Pada posisi yang miring ini, kemampuan partikel air membiaskan cahaya lebih besar, sehingga warna-warna yang muncul juga lebih lengkap. Pada siang hari, saat Matahari pada posisi tegak lurus terhadap Bumi, kemampuan pembelokan cahaya menjadi rendah sehingga warna yang terlihat sangat terbatas. Warnanya terlihat gelap karena pandangan ke arah Matahari juga terhalang debu. Kalau pada pagi hari, saat udara masih bersih, yang tampak adalah warna kemerahan. Tidak mengherankan bila fenomena halo ini juga hanya terlihat pada siang hari, sekitar pukul 12.00-1300. Selain itu, sama seperti pelangi, fenomena halo juga hanya bisa disaksikan pada musim hujan. Setelah musim hujan berakhir, biasanya tak ada lagi halo maupun pelangi. Soalnya, di atmosfer sudah tidak ada lagi uap air.

Berbagai Jenis Pelangi
Classic Rainbows
Pelangi Alam terdiri dari enam warna: merah, oranye, kuning, hijau, biru dan ungu. Intensitas warna masing-masing mungkin karena berbagai kondisi atmosfer dan waktu (kemudian). Inilah pelangi yang biasa kita lihat.


Circular Rainbows
Pelangi itu benar-benar terlihat seperti busur lingkaran sempurna (dengan radius tepat 42 derajat, menurut Descartes), meskipun melihat pelangi ini sulit karena tanahnya memiliki kebiasaan menghalangi.



Secondary Rainbows
Pelangi primer, sering disertai dengan pelangi sekunder biasanya tipis dan redup daripada pelangi primer. Pelangi sekunder terkenal dengan karakteristik tertentu: spektrum ditampilkan dalam urutan terbalik dari sebuah pelangi primer.



Red Rainbows
Red Rainbows biasanya terlihat saat fajar atau senja ketika ketebalan filter atmosfir bumi menjadi biru, meninggalkan lebih merah atau tetesan cahaya oranye mencerminkan dan membiaskan air. Hasilnya adalah pelangi dengan spektrum ujung merah sangat meningkat.


Sundogs
Yang paling sering terlihat rendah di langit di hari musim dingin yang cerah, sundogs dibuat ketika matahari bersinar melalui kristal es yang tinggi di atmosfer. Sundogs berwarna merah di bagian dalam dan ungu di bagian luar dengan sisa spektrum ramai di antaranya. Semakin tebal konsentrasi kristal es di udara, semakin tebal pula struktur nya.



Fogbows
Fogbows lebih jarang terlihat daripada pelangi karena parameter tertentu yang harus disesuaikan untuk menciptakan mereka. Misalnya, sumber cahaya harus berada di belakang pengamat dan membumi. Juga, kabut di belakang pengamat harus sangat tipis sehingga sinar matahari yang dapat bersinar melalui kabut tebal di depan.


Waterfall Rainbows
Kabut air terjun bercampur ke dalam aliran udara konstan atmosfer terus menerus, terlepas dari cuaca. Hal ini membuat sebuah foto teman-air terjun yang sangat baik untuk pelangi! Seleksi pasangan beberapa gambar air terjun paling terkenal yang berbarengan dengan beberapa pelangi menakjubkan.



Fire Rainbows
Pelangi ini bukan terbuat dari api, Nama yang benar untuk efek optik yang indah ini adalah “circumhorizontal arc”. Fenomena ini hanya dapat dilihat dalam kondisi spesifik tertentu: awan cirrus, yang bertindak seperti prisma harus setidaknya berada di ketinggian 20.000 kaki dan matahari harus menyorot ketika mereka berada di ketinggian 58-68 derajat. Rainbow Fire tidak pernah terlihat di lokasi lebih dari 55 derajat utara atau selatan.



Moonbows
Moonbows, seperti moondogs, adalah mitra untuk pelangi lunar. Mereka juga jauh lebih sulit dilihat karena badai hujan harus berlalu dan, idealnya, bulan purnama yang terang tidak terhalang oleh awan

Read more

10 Binatang Paling Aneh Di Dunia

Written by Arif Bagus Yulianto 0 comments Posted in:


Berikut deretan 10 binatang paling aneh di dunia….
1. CUMI-CUMI KUTUB SELATAN (Mesonychoteuthis hamiltoni)
Berbeda dengan cumi-cumi raksasa (Architeutis) yang lengan dan tentakelnya hanya dilengkapi penghisap dengan gigi2 kecil, lengan dan tentakel cumi-cumi kutub selatan ini juga dilengkapi dengan pengait tajam.
Cumi-cumi ini merupakan cumi-cumi terbesar melebihi ukuran dan daya tahan cumi-cumi raksasa. Selain itu cumi-cumi kutub selatan merupakan binatang dengan mata yang paling besar di dunia binatang.
2. TIKUS MONDOK BERHIDUNG BINTANG (Condylura cristata)

Tikus mondok ini mempunyai bulu-bulu anti air berwarna coklat kehitaman dan kaki berukuran besar serta ekor yang panjang dan tebal yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan lemak untuk musim semi.
Tentakel2 di hidungnya sangat sensitif dan dilapisi oleh organ2 sensor Eimer. Diameter hidungnya sekitar 1 cm dengan hampir 25,000 organ sensor pada 22 tentakelnya.
Tikus mondok ini tidak mempunyai kemampuan penglihatan jadi alat2 sensor inilah yang digunakan untuk mendeteksi mangsanya yang berukuran kecil seperti serangga air, cacing dan moluska.
Merupakan binatang tercepat dalam memangsa mangsanya, paling cepat hanya membutuhkan 120 milidetik untuk mengetahui keberadaaan mangsanya dan kemudian memakannya. Otaknya dapat memutuskan suatu mangsa dapat dimakan atau tidak dalam waktu 8 milidetik. Kecepatan ini adalah batas kecepatan dari sel-sel syaraf di otak dalam mentransmisikan informasi. Tikus ini juga memiliki kemampuan untuk mencium mangsa di bawah air. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan gelembung udara ke mangsanya atau mencium jejak mangsanya dan kemudian menghirup gelembung udara tadi kembali untuk mencium bau mangsanya.

3. AYE-AYE (Daubentonia madagascariensis)

Keunikan binatang malam ini adlah pada kemampuannya dalam mencari makanan, dia mengetuk pepohonan untuk mencari makanan, kemudian melubangi pohon dan memasukkan jari tengahnya yang panjang untuk menarik keluar makanan dari dalam batang pohon (seperti burung woodpecker).

4. PLATYPUS (Ornithorhynchus anatinus)

Meskipun binatang malam dan semi akuatik ini bertelur dan mempunyai hidung seperti bebek, Platypus termasuk mamalia karena menyusui anaknya.
Platypus mempunyai organ sensor listrik dan sensor gerakan untuk mendeteksi mangsanya di bagian paruhnya. Platypus jantan mempunyai kemampuan untuk bertahan dengan menggunakan racun.
5. KODOK PENGGALI LIANG MEKSIKO

Tidak seperti kodok2 lainnnya, kodok ini mempunyai kaki bertanduk, mirip dengan sekop, membantunya untuk menggali liang. Kodok ini menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam tanah. Mereka akan menempuh jarak 1,6 kilometer untuk mencari sumber air yang cocok untuk bertelur.
6. KEPITING YETI (Kiwa hirsuta)

Kiwa hirsuta adalah kepiting yang ditemukan pada tahun 2005 di Samudera Pasifik Selatan. Kepiting dengan panjang sekitar 15 cm ini, mempunyai ciri khas jumlah setae (bagian tubuh yang menyerupai bulu) yang menutupi bagian kaki/capitnya.
7. NARWHAL (Monodon monoceros), IKAN PAUS “UNICORN”

Yang paling kentara khas dari narwhal jantan adalah gading tunggalnya yang panjang (2-3 m). Gading ini merupakan gigi seri yang tumbuh dari bagian kiri rahang dan berbentuk spiral. Panjang gading ini dapat mencapai tiga meter (bandingkan dengan panjang tubuhnya yang hanya 4-6 m) dan berat gading bisa sampai 10 kg. Dari sekitar 500 narwhal jantan hanya ada satu yang mempunyai dua gading, yang terjadi bila gigi yang sebelah yang biasanya berukuran kecil, juga tumbuh keluar. Narwhal betina juga dapat menghasilkan gading, tapi ini jarang terjadi, dan ada satu kasus yang tercatat perempuan dengan dual tusks.
Teori yang paling banyak diterima menyebutkan fungsi gading ini adalah sebagai ciri seks sekunder, mirip dengan surai yang dimiliki singa atau bulu ekor merak. Jarang Narwhals ditemukan menggunakan gading mereka untuk berkelahi atau memecah es Kutub Utara yang menjadi habitat mereka.

8. KELELAWAR MADAGASKAR DENGAN KAKI PENGHISAP

Namanya berhubungan dengan adanya mangkuk2 penghisap di pergelangan tangan dan kaki. Mereka berdiam di daun pohon kelapa yang tergulung, menggunakan mangkuk penghisap untuk menempelkan diri ke permukaan daun yang halus
9. JERBOA BERTELINGA PANJANG

Binatang malam ini membangun 4 jenis liang perlindungan yang berbeda : 2 jenis untuk perlindungan sementara dan 2 jenis lainnya untik perlindungan tetap. Liang perlindungan sementara menyerupai silinder datar yang tidak tertutup dan tidak mempunyai kamuflase, digunakan untuk bersembunyi dari pemangsanya di waktu malam. Liang perlindungan tetap digunakan untuk bersembunyi di siang hari, tersembunyi dan tersamarkan dengan baik serta ditutupi sumbat unik yang terbuat dari pasir yang mampu menyerap panas keluar dari liang dan menyedot kelembaban dari udara luar ke dalam liang.
Liang musim dingin mempunyai kamar penyimpanan makanan di bagian bawah dan kamar untuk berhibernasi di kedalaman sampai 2,5 meter.
10. LIGERS (HASIL PERKAWINAN SILANG ANTARA SINGA JANTAN DAN HARIMAU BETINA)

Read more

9 Gigitan Hewan Mematikan

Written by Arif Bagus Yulianto 0 comments Posted in:


1. Semut peluru
Semut peluru adalah genus dari Paraponera salah satu spesies semut terbesar di Dunia. Semut peluru mempunyai nama latin (Paraponera clavata). dinamakan Semut Peluru karena mempunyai sengatan yang sangat kuat, seperti ditembak dengan peluru. Spesies ini hidup di hutan hujan tropis di dataran rendah yang berlembab dari selatan Nikaragua sampai Paraguay. Semut ini bisa menyegat mangsanya dengan mengeluarkan bisa dengan rasa sakit dan bentol merah sampai mengeluarkan darah hingga sampai 24 jam
semut:
2.Buaya
Agan pasti sudah pernah nonton di film panji apa film tentang binatang lainnya… buaya ini bisa menggigit mangsanya sampai tidak terlepaskan.. rahangnya yang kuat dengan combo gigi yang runcing dan tajam bisa mematikan mangsanya seketika.Seperti kita lihat buaya ini gerakannya lamban dan tidak gesit tetapi buaya ini dapat besembunyi dan menerkam mangsanya dengan tiba tiba..
Buaya

3. HIU PUTIH
Berdasarkan fakta yang ada, 100-an lebih serangan hiu di dunia, 1/3 atau 1/2 dari jumlah serangan tersebut dilakukan oleh hiu putih. Tetapi, hampir semua serangan tersebut tidak terlalu fatal. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa Hiu putih merupakan hewan yang secara alami memiliki sifat ‘penasaran’ yang besar, ketika melihat manusia yang berenang di permukaan laut, Hiu putih sering ‘hanya’ akan mencoba melakukan sebuah gigitan dan kemudian sering melepaskannya kembali tanpa memangsa manusia itu sendiri. Walaupun fakta tersebut bukan sesuatu yang menghibur kita, tetapi berdasar penelitian tersebut mengindikasikan bahwa manusia bukahlah menu makanan untuk Hiu putih.
Hiu putih merupakan predator terbesar di muka bumi, memiliki rata-rata panjang tubuh sekitar 4.6 meter. Ukuran terbesar Hiu putih yang pernah ditemukan adalah sepanjang 6 meter dengan berat 2,268 kg.
Hiu putih remaja dapat membunuh manusia..
Hiu putih Dewasa dapat menghancurkan kapal boat atau menghancurkan segalanya yang ada di depannya
Hiu Putih :
Remaja :

Dwasa :

4.KOMODO
komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.
Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil.Komodo ini setelah mengigit mangsanya dan mengeluarkan liur / bisa dari rahangnya ia langsung pergi dari TKP karena tidak mau mengeluarkan seluruh tenaganya untuk mangsanya..
KOMODO:

5.Pit Bull
Sejumlah terbatas studi telah dilakukan pada jumlah kematian manusia akibat gigitan trauma yang disebabkan oleh anjing, dan umumnya survei media berita cerita untuk laporan kematian gigitan anjing yang terkait. Metodologi ini dikenakan beberapa potensi sumber kesalahan: beberapa serangan fatal mungkin belum dilaporkan; studi tidak mungkin mendapatkan semua laporan berita yang relevan dan potensi kesalahan identifikasi ras anjing, meskipun pengadilan di Amerika Serikat dan Kanada telah memutuskan bahwa identifikasi ahli, bila menggunakan standar berkembang biak dipublikasikan, sudah cukup untuk pelaksanaan undang-undang khusus berkembang biak . Hal ini dimungkinkan untuk membedakan anjing dengan breed menggunakan tes DNA , namun hasil tes untuk setiap anjing yang bisa sangat bervariasi tergantung pada laboratorium yang melakukan pengujian dan jumlah trah anjing ras di’s DNA database laboratorium.
Tidak ada bukti adanya “fisiologis penguncian” mekanisme pada gigi atau struktur rahang dari anjing pit bull-jenis anjing normal, meskipun anjing rahang bisa dikunci dalam posisi tertutup oleh diperbaiki rahang kelainan-pembedahan. Meskipun kurangnya fisiologis “rahang mengunci” mekanisme, pit bull-jenis anjing sering menunjukkan “menggigit, tahan, dan goyang” perilaku dan menolak untuk melepaskan ketika menggigit; metode untuk memaksa pit banteng-jenis anjing untuk melepaskan cengkeraman mereka termasuk melanggar sebuah ampul amonia dan memegangnya sampai anjing hidung, atau menggunakan “tongkat istirahat” untuk tuas anjing rahang terbuka jika menggigit orang atau hewan.Gigitan pit bull ini sendiri sangat amat mematikan.. hingga dibuat atau di rancang kushus untuk melepaskan gigitan nya…pit bull adalah anjing pekerja keras,jadi jangan main main dengan anjing ini
pitbull:

6.Hyena
Agan pernah nonton film afrika yg lucu itu gan? nah itu dia hyena selain pelari cepat gigitannya sadiz lho… kecil kecil cabe rawit bisa di bilang gitu… larinya bisa sampe 100km/jam gigitannya juga sangar dari rahangnya itu sendiri…Hyena berburu dengan sekelompok..Walau rupa dari hyena ini lucu tapi sifatnya masih pun liar..dengan gigi nya yang bertaring semua 
Hyne :

7.Ular sendok / Uler kobra
Bisa atau racun ular sendok merupakan salah satu yang terkuat dari jenisnya, dan mampu membunuh manusia. Ular sendok melumpuhkan mangsanya dengan menggigit dan menyuntikkan bisa neurotoxin pada hewan tangkapannya (biasanya binatang mengerat atau burung kecil) melalui taringnya. Bisa tersebut kemudian melumpuhkan syaraf-syaraf dan otot-otot si korban (mangsa) dalam waktu yang hanya beberapa menit saja.
Selain itu, ular sendok dapat melumpuhkan korbannya dengan menyemprotkan bisa ke matanya; namun tidak semua kobra dapat melakukan hal ini.
Kobra hanya menyerang manusia bila diserang terlebih dahulu atau merasa terancam. Selain itu, kadang mereka juga hanya menggigit tanpa menyuntikkan bisa (gigitan ‘kosong’ atau gigitan ‘kering’). Maka tidak semua gigitan kobra pada manusia berakhir dengan kematian, bahkan cukup banyak persentase gigitan yang tidak menimbulkan gejala keracunan pada manusia.
Meski demikian, orang harus tetap berwaspada apabila tergigit ular ini, namun jangan panik. Yang terbaik, perlakukan luka gigitan dengan hati-hati tanpa membuat luka-luka baru di sekitarnya (misalnya untuk mencoba mengeluarkan racun). Jika mungkin, balutlah dengan cukup kuat (balut dengan tekanan) bagian anggota tubuh antara luka dengan jantung, untuk memperlambat –namun tidak menghentikan– aliran darah ke jantung. Usahakan korban tidak banyak bergerak, terutama pada anggota tubuh yang tergigit, agar peredaran darah tidak bertambah cepat. Kemudian bawalah si korban sesegera mungkin ke rumah sakit untuk memperoleh antibisa (biasanya di Indonesia disebut SABU, serum anti bisa ular) dan perawatan yang semestinya.
Semburan bisa ular sendok, apabila mengenai mata, dapat mengakibatkan iritasi menengah dan menimbulkan rasa pedih yang hebat. Mencucinya bersih-bersih dengan air yang mengalir sesegera mungkin dapat membilas dan menghanyutkan bisa itu, mengurangi iritasi dan mencegah kerusakan yang lebih lanjut pada mata.
Uler sendok / kobra :

8.Nyamuk
Kita mungkin menyepelekan jika adanya nyamuk,akan tetapi saat nyamuk menyengat kita nyamuk mengeluarkan zat mati rasa dan racun untuk di salurkan ke seluruh tubuh kita.Sekaligus menyedot darah,nyamuk juga bisa di katakan mematikan karena sengatan yang bisa membuat kita sakit dengan perlahan-lahan dengan 1 minggu atau lebih.. Penyakit yang bisa di salurkan oleh nyamuk
1.Kaki gajah
2.Kebutaan
3.Demam berdarah D.L.L
Nyamuk :


9. Lalat Tse Tse
Tsetse adalah lalat berukuran cukup besar dan berasal dari Afrika yang hidup dengan cara mengisap darah dari binatang bertulang belakang (vertebrata). Tsetse meliputi seluruh lalat dari genus Glossina dari famili Glossinidae. Tsetse telah lama diteliti oleh ilmuwan karena mereka merupakan parantara biologis dari trypanosomi Afrika yang mengakibatkan penyakit yang mematikan termasuk sleeping sickness pada manusia dan nagana pada ternak.
Tsetse berpenampakan mirip lalat rumah tapi bisa dibedakan dari karakter anatomi mereka. Tsetse melipat sayap sepenuhnya pada saat tidak terbang sehingga sayap yang satu tertumpuk di atas sayap lain menutupi perut mereka. Tsetse telah hidup selama 34 miliar tahun! Fosilnya yang tertua ditemukan di Colorado. Jadi Tsetse ini bisa disebut sebagai Rajanya bangsa lalat.
Trypanosomiasis Gambia adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Trypanosoma gambiense. Penyakit ini disebut juga West African Trypanosomiasis atau West African Sleeping Sickness.
Parasit ini pertama sekali ditemukan oleh Forde, pada tahun 1901, melalui pemeriksaan darah dari seorang pasien di Gambia, Afrika barat. Castellani (1903) juga menemukan parasit jenis yang sama pada pemeriksaan cairan serebrospinal pada pasien yang berbeda, dan oleh Dutton (1902) parasit tersebut diberi nama Trypanosoma gambiense.
Trypanosoma gambiense merupakan protozoa berflagella yang hidup dalam darah (Haemoflagellates) dan dikelompokkan dalam family Trypanosomidae.
Lalat tsetse, jantan dan betina, bertindak sebagai penyebab pambawa parasit ini, terutama Glossina palpalis. Lalat ini banyak terdapat di sepanjang tepi-tepi sungai yang mengalir di bagian barat dan tengah Afrika. Lalat ini mempunyai jangkauan terbang sampai mencapai 3 mil.
Selain manusia, binatang peliharaan seperti babi, kambing dan sapi serta binatang liar dapat menjadi pengantar bagi parasit ini. Penyakit ini dapat ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia atau dari manusia ke manusia. Mobilitas penduduk dunia saat ini sangatlah memungkinkan untuk penyebaran parasit ini ke berbagai wilayah dunia.
Gejala-gejala yang ditemukan untuk penyakit ini yaitu pada tempat gigitan lalat tse tse. Gejala lain yang ditemukan adalah demam, sakit kepala yang amat sangat, insomnia, pembengkakan kelenjar limfe tanpa disertai rasa sakit, dan berat badan menurun.
Secara umum Trypanosomidae mempunyai 4 bentuk (morfologi) yang berbeda, yaitu :
1. Bentuk Amastigot (Leismanial form)
2. Bentuk Promastigot (Leptomonas form)
3. Bentuk Epimastigot (Critidial form
4. Bentuk Tripomastigot (Trypanosome form)
Bentuk intermediet dengan inti terkadang ditemukan di posterior. Trypanosoma gambiense mengalami perubahan bentuk morfologi selama siklus hidupnya. Pleomorfik trypanosoma, yang merupakan bentuk infektif, akan terhisap bersama darah , saat lalat tsetse menggigit penderita. Parasit akan masuk ke dalam saluran pencernaan korban dan mengalami beberapa kali perubahan bentuk dan multiflikasi. Dalam waktu 3 minggu, parasit akan berubah menjadi bentuk Epimastigot. Bentuk Epimastigot juga mengalami perubahan menjadi bentuk metacyclic form dan memenuhi kelenjar air liur lalat. Metacyclic form merupakan bentuk infektif pada vektor dan siap untuk ditularkan ke korban selanjutnya. Waktu yang diperlukan parasit ini untuk berkembang menjadi bentuk infektif dalam tubuh vektor adalah 20-30 hari. Lalat yang mengandung bentuk infektif ini akan tetap infektif seumur hidupnya. Lalat tsetse menggigit manusia / hewan vertebrata biasanya pada siang hari.
Lalat :
sumber : http://kaskus.us/

Read more

10 Hewan Penipu Yang Mematikan

Written by Arif Bagus Yulianto 0 comments Posted in:

Menjadi predator tidaklah mudah. Banyak dari mereka dalam mengejar mangsa, berhasil hanya sesekali, dan sering buang-buang energi dalam prosesnya. Mereka bahkan beresiko terluka atau terbunuh oleh calon mangsa. Beberapa predator telah dikembangkan secara khusus teknik dan adaptasi yang memungkinkan mereka untuk mengelabui mangsa sehingga mangsa tidak pernah menduga bahaya sampai semuanya terlambat.

10. Cantil
http://hermawayne.blogspot.com
Ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah, ular ini berasal dari keluarga pit viper, dan erat hubungannya dengan viper cottonmouth dan copperhead dari Amerika Serikat bagian selatan. Mereka sangat berbisa, gigitan mereka bisa menyebabkan perdarahan dan bahkan gagal ginjal, korban yang tidak segera diobati setelah terkena gigitan cantil cenderung meninggal dalam beberapa jam.

Cantil tidak bisa bergerak cepat seperti kobra dan mamba, Cantil memiliki tubuh yang pendek berat dan tidak dapat mengejar mangsa dengan cepat. Sebaliknya, ia menggunakan trik pintar untuk memikat korban-korban mereka ke dalam berbagai serangan. Karena banyak dari makanan calon korbannya adalah cacing, mereka tertipu untuk mendekati atau bahkan menyerang ekor cantil, dan kemudian ular ini bisa menyerang dan menyuntikkan racun yang mematikan pada mangsa.

9. Kura-Kura Aligator
http://hermawayne.blogspot.com
Predator terkenal ini adalah penyu air tawar yang terbesar di Amerika Utara, yang beratnya bisa mencapai 100 kg atau lebih, dan tinggal di danau, sungai dan rawa. Meskipun tubuhnya dilengkapi dengan rahang yang kuat dan cakar yang tajam, mahluk ini tetaplah hewan kura-kura, dan tidak dapat mengejar mangsanya dengan cepat. Sebaliknya, ia menggunakan teknik berburu yang sangat mirip dengan yang ada pada pit viper Cantil.

Binatang ini terletak bergerak di air, terlihat seperti batu yang tidak berbahaya dengan rahang yang terbuka lebar. Lidahnya memiliki tambahan daging yang nampak seperti cacing, dan kura-kura bisa menggerak-gerakkan daging tersebut untuk membuatnya tampak seperti cacing.

8. Wobbegong
http://hermawayne.blogspot.com
Wobbegongs adalah salah satu hiu yang paling aneh. Hiu ini bergerak lambat dan tidak mengejar mangsa. Sebaliknya, mereka tetap bergerak di bawah laut dengan mengandalkan kamuflase untuk menyembunyikan diri dari calon mangsa dan predator.

Ia memiliki pelengkap berdaging di sekitar mulutnya untuk tujuan ganda, yaitu untuk memecah siluet hiu sehingga meningkatkan kamuflase, dan untuk memancing ikan kecil dan hewan lainnya.

7. Anglerfish
http://hermawayne.blogspot.com
Anglerfish adalah jenis ikan dari laut dalam, secara luas dikenal karena penampilannya yang mengerikan dan kebiasaan reproduksi yang aneh. Mereka juga merupakan ikan yang paling terkenal dari semua predator yang menggunakan teknik memikat. Menariknya, hanya betina saja yang memiliki antena, antena tersebut sebenarnya adalah duri dari punggung yang menonjol di atas mulut ikan seperti pancing. Pada ujung tulang belakang terdapat organ seperti bola yang berisi bakteri bercahaya yang bisa menghasilkan cahaya biru-hijau yang mirip dengan kunang-kunang.

Ketika ikan atau avertebrata lain terpikat, anglerfish menelannya dengan utuh, perut dan tulangnya sangat fleksibel yang memungkinkan ikan ini bisa memakan mangsa hingga 2 kali ukuran tubuhnya.

6. Ular Bertentakel
http://hermawayne.blogspot.com
ular tentakel ditemukan di Asia Tenggara bagian timur dan merupakan spesies akuatik yang kebanyakan makan ikan. Fitur tubuhnya yang paling terkenal adalah tentakel yang berdaging aneh di moncongnya.

Tentakel ini sebenarnya sensor yang sangat sensitif, yang memungkinkan ular untuk mendeteksi gerakan dalam air dan menyerang setiap ikan yang berenang di dekatnya. Sifat lainnya yang menarik adalah kecepatan ular ini yang menyerang dengan tentakel secara luar biasa, yang diperlukan hanya 15 milidetik untuk ular untuk menangkap mangsanya.

5. Bangau Hijau
http://hermawayne.blogspot.com
Bangau hijau dikenal suka menjatuhkan benda kecil ke permukaan air, berharap ada ikan kecil yang tertipu yang mengira bahwa benda tersebut adalah makanan, kemudian bangau ini dengan cepat menangkap korban yang tidak curiga. Tidak semua bangau hijau menggunakan teknik ini, tetapi mereka yang menjadi sangat berbakat, dan mereka bahkan melakukan percobaan dengan berbagai jenis umpan.

Beberapa bangau pernah terlihat mencuri roti karena ia pernah melihat orang-orang memberi makan bebek di kolam dengan menggunakan roti sebagai umpan. Bangau lain dikenal sering menangkap ikan kecil tapi bukan untuk dimakan, melainkan digunakan sebagai umpan untuk ikan yang lebih besar.

Beberapa ahli percaya bahwa mereka belajar dari manusia, sementara yang lain berpikir bahwa mereka belajar sendiri dengan mengamati bagaimana ikan kecil akan menyelidiki benda kecil atau binatang yang jatuh ke air. Perilaku ini jelas tidak naluriah, yang membuat bangau hijau ini sangat mungkin menjadi pemangsa paling cerdas dalam daftar ini.

4. Serangga Pembunuh Laba-laba
http://hermawayne.blogspot.com
Serangga pembunuh adalah salah satu serangga predator yang mematikan. Mereka tidak cepat, tetapi menggunakan teknik yang cerdik untuk berburu. Beberapa menyamarkan diri mereka sebagai semut untuk memangsa semut lain dengan menggunakan kamuflase untuk menyergap mangsa.

Salah satu mangsa serangga pembunuh adalah laba-laba. Ketika serangga ini menemukan jaring laba-laba, ia menggunakan kakinya untuk memasuki benang sutra dan mengirimkan getaran yang sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh seekor serangga ketika terjebak dalam jaring. Indra laba-laba pun menangkap getaran dan mendekat untuk menangkap sesuatu yang dikiranya adalah mangsanya, tapi serangga pembunuh sudah menunggu untuk menyergap laba-laba.

3. Coati
http://hermawayne.blogspot.com
Coati betina dan jantan muda hidup dalam kelompok besar, sedangkan yang jantan dewasa sering hidup sendirian. Mereka terkenal akan kecerdasan mereka, dan meskipun mereka kebanyakan makan cacing, telur, buah-buahan dan serangga, mereka bersenjatakan taring besar dan cakar yang kuat dan kadang mampu berburu hewan yang lebih besar.

Menurut beberapa catatan, salah satu makanan favorit coati adalah iguana hijau. Kadal besar ini sering ditemukan di pohon, jadi coati bersiap-siap menggunakan kerja tim untuk memburu mereka. Beberapa Coati memanjat pohon dan menakuti iguana agar melompat ke tanah, dan coatis lainnya dengan cepat menangkap mereka. Iguana memang secara naluriah diprogram untuk melompat ke tanah setiap kali mereka merasa terancam. Hal itulah yang membuat trik coati yang sederhana tersebut menjadi sangat efektif.

2. Kunang-kunang Photuris
http://hermawayne.blogspot.com
Kunang-kunang bukan lalat sejati, mereka termasuk urutan Coeleoptera, mereka sejenis kumbang. Mereka terkenal karena kemampuan mereka menghasilkan cahaya. Sebagian kunang-kunang menggunakan cahaya mereka untuk berkomunikasi satu sama lain, kebanyakan lainnya adalah untuk menarik pasangan.

Betina Photinus memiliki sayap yang sangat pendek dan tidak bisa terbang, tapi yang jantan bisa. Selama musim kawin, Photinus jantan terbang di atas tanah dan memancarkan kedipan untuk menarik betina. Betina yang di tanah menonton photinus jantan dan merespons dengan mengedipkan cahaya juga. Lalu Kunang-kunang Photuris masuk. Makhluk ini memata-matai betina dari spesies Photunis dan meniru pola mereka berkedip untuk menarik kunang-kunang jantan agar tidak curiga. Ketika kunang-kunang jantan turun ke tanah bersiap untuk kawin, mereka dengan cepat diserang dan dimakan oleh kunang-kunang Photuris.

1. Margay
http://hermawayne.blogspot.com
Bangsa Romawi kuno percaya akan monster raksasa yang disebut Crocotta. Mahluk ini disebut sebagai binatang seperti serigala yang berasal dari India atau Ethiopia, dan juga dikenal memiliki kemampuan untuk meniru ucapan manusia. Ketika lapar, Crocotta sering bersembunyi di dekat desa atau rumah manusia dan mendengarkan dengan cermat percakapan orang-orang. Akhirnya ia akan belajar memanggil nama seseorang dan memanggil orang itu dengan namanya, memikat dia ke dalam hutan dan melahapnya.

Meskipun konsep ini menakutkan, versi Crocotta tak lebih dari versi ekstrim dari binatang dalam kehidupan nyata, hyena, makhluk yang memang bisa membuat beberapa suara menakutkan seperti manusia, tapi tidak benar-benar bisa meniru ucapan manusia.

Diketahui bahwa Margay, seekor kucing arboreal kecil dari Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan, memiliki kemampuan untuk meniru panggilan monyet bayi yang sedang dalam kesusahan. Ini tentu saja membuat khawatir induk monyet yang kemudian datang untuk berniat menolong sebelum diserang dan dimakan oleh Margay. Para ilmuwan yang menyaksikan ini sambil melakukan penelitian di Brasil tidak bisa percaya mata mereka, namun penduduk asli tidak terkejut, mereka memberitahu para ilmuwan bahwa Margays juga dapat meniru suara hewan lain, seperti tinamou (burung terbang) dan agouti (tikus besar).

Sumber: kaskus.us

Read more
Powered by Blogger.

ShoutMix chat widget

infotentangblog.blogspot.com
Klik di sini (Info Blog)